Agen Poker Terpercaya | Agen Poker Online, Agen Poker | Bandar Ceme Indonesia | Agen Domino QQ Terpercaya | Poker Online | Domino 99 Online | Judi Domino 99 | Judi Poker| Domino Kiu Kiu| Bandar Poker | Situs Judi Poker| Poker Indonesia | Dewa Poker| Judi Domino 99 Online | Situs Judi Domino 99 | BBM : D6108764 - LINE : wismaqq - Skype : wismaqq

Pengacara : Rizieq Bisa Saja Belum Pulang sampai Jokowi Tak Lagi Presiden


Wismaberitaku - Sugito Atmo Prawiro, pengacara pimpinan Front Pembela Islam (FPI), menyatakan bahwa kliennya ( Rizieq Shihab ) tidak akan kembali ke Indonesia untuk memenuhi panggilan pemeriksaan polisi dalam kasus chat WhatsApp berkonten pornografi yang diduga antara Rizieq dan Firza Husein.

Sugito beranggapan, kasus ini beraroma politis. Menurut Sugito, jika hukum di Indonesia belum tegak, Rizieq tidak akan pulang ke Indonesia untuk penuhi panggilan polisi.

"Sebelum hukum tegak untuk adil kepada semuanya, tidak tegak untuk kepentingan kekuasaan. Rizieq mempertimbangkan untuk tidak akan pulang dahulu ke Indonesia," ungkap Sugito saat dihubungi, Rabu (17/5/2017).

"Rizieq bisa saja belum pulang sampai Jokowi tidak lagi menjadi presiden," ucap Sugiato.

Sugito menyampaikan, kasus ini digulirkan polisi lantaran ada pihak yang kecewa Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) dipenjara karena kasus penodaan agama.

"Saya menduga bahwa orang ini yang kecewa terhadap kekalahan Ahok. Pertama ini Presiden Jokowi, PDI-P, dan Megawati," ujar dia.

Menurut Sugito, ada pihak yang takut sama kekuatan Rizieq. Karena, kata ia, Rizieq mampu mengumpulkan massa seperti saat aksi 411 atau 212 beberapa waktu yang lalu.



"Saya duga ini bahaya jika 2019, Habib (Rizieq) tidak masuk (penjara), Habib masih punya kekuasan untuk melakukan mobilisasi (massa)," ujar dia.

Oleh sebab itu, lanjut Sugito, Rizieq akan menghadapi situasi seperti ini dengan menyiapkan langkah strategis.

"jika kami bawa badan pulang ke Indonesia untuk dipermalukan tanpa bisa dibuktikan, Habib enggak maulah," ujarnya.

Terkait kasus "chat" WhatsApp berkonten pornografi, Polda Metro Jaya menetapkan Firza sebagai tersangka setelah melakukan gelar perkara dan serangkaian pemeriksaan saksi ahli.

Polisi juga sudah meminta keterangan dari teman dekat Firza yang bernama "Kak Emma". Selain itu, polisi meminta keterangan dari saksi ahli pidana dan ahli telematika.

Berdasarkan hasil analisis ahli pidana, kasus itu telah memenuhi unsur pidana. Sementara itu, ahli telematika menyebut, percakapan yang diduga antara Firza dan Rizieq itu adalah asli.

Dalam kasus ini, Firza dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Polisi dua kali menjadwalkan pemeriksaan Rizieq dalam kasus ini. Akan tetapi, Rizieq tak pernah memenuhi panggilan polisi dengan alasan berada di luar negeri.









Previous
Next Post »